Se ekor burung yang malang
Assalamualaikum......... sobatku smua kini ku hadir lg menyapa anda semua, smoga kita semua tetap ada dalam kudrath serta irodath nya ALLAH ,pertama-tama aku memohon maaf yg sebesar-besarnya kepada sobat smua yg kemaren telah berkunjung ke jeb-blog ku alahkadarnya ini serta ku ucap kan juga trimakasih karna rela meluangkan waktunya untuk berkunjung kesini
di sertai segelas kopi luwak dan surya slim merah yg tinggal 2 batang lgi , yang mudah-mudahan cukup untuk segelas kopi ,kali ini ku akan bercerita lg...
Seperti ini ceritanya
di satu tempat, tepatnya di alam hutan bebas , pohon-pohon tumbuh subur , bunga-bunga mekar ligar bertaburan di sana sini, binatang-binatang hidup bebas ,burung-burung beterbangan dari pohon ke pohon...
di antara mereka ada se ekor burung dia menyukai kepada sang mawar putih di setiap harinya burung itu selalu menemui mawar putih itu , slalu menyirami nya , serta memerhatikannya...
tapi mawar putih itu slalu cuek-cuek aja , slalu acuh tak acuh melihat kelakuan sang burung itu
tapi sang burung pun tak menyerah begitu saja , ia slalu terus berjuang tanpa lelah...
tapi ya tetep aja mawar putih itu slalu menganggapnya itu biasa saja....
dan pada akhir nya burung itu memberanikan diri , dia mengungkapkan smua isi hati nya kepada mawar merah itu , yakni :dia menyukai mawar itu
tapi jawaban burung itu : maaf aku tidak bisa menerimamu...
burung itu pun pergi menenangkan diri sejenak dia merasa lelah dan putus asa ,
tapi ke esokan harinya dia tetep menemui mawar itu memperhatikan dan sebagainya....
tiba lah pada suatu hari burung pun mencoba mengungkapkan lagi perasaannya itu kepada mawar putih itu
kali ini jawaban mawar lain dari kemaren mawar putih berkata : baik lah aku akan menerima mu tapi dengan 1 syarat
burung menjawab : apa itu syaratnya...?
mawar putih kembali berkata : Rubah lah aku menjadi mawar merah
sungguh satu sarat yg begitu berat..... Sang Burung pun menyanggupi nya lalu ia pun pergi sambil berpikir bagai mana caranya supaya ia dapat memenuhi syarat itu.....,
akhirnya setelah beberapa saat dia menenangkan pikirannya ia pun segera kembali lagi menghampiri mawar itu lalu ia berkata : aku datang sang mawar dan aku akan menepati janjiku...
kemudian burung itu mencabuti bulunya hingga keluar darah lalu darahnya itu ia cucurkan kepada sang mawar terus menerus hingga bulunya habis juga darah nya dan mawar putih itu pun akhirnya berubah warna nya menjadi merah dan pada akhirnya burung itu pun mati , lenyap dari muka bumi dan tidak akan pernah kembali untuk slama lamanya
itu lah akhir dari pejuangan sang burung , mawar pun akhinya menyesali smua perbuatannya , tapi percuma aja, dah musnah baru di sesali.....
di antara mereka ada se ekor burung dia menyukai kepada sang mawar putih di setiap harinya burung itu selalu menemui mawar putih itu , slalu menyirami nya , serta memerhatikannya...
tapi mawar putih itu slalu cuek-cuek aja , slalu acuh tak acuh melihat kelakuan sang burung itu
tapi sang burung pun tak menyerah begitu saja , ia slalu terus berjuang tanpa lelah...
tapi ya tetep aja mawar putih itu slalu menganggapnya itu biasa saja....
dan pada akhir nya burung itu memberanikan diri , dia mengungkapkan smua isi hati nya kepada mawar merah itu , yakni :dia menyukai mawar itu
tapi jawaban burung itu : maaf aku tidak bisa menerimamu...
burung itu pun pergi menenangkan diri sejenak dia merasa lelah dan putus asa ,
tapi ke esokan harinya dia tetep menemui mawar itu memperhatikan dan sebagainya....
tiba lah pada suatu hari burung pun mencoba mengungkapkan lagi perasaannya itu kepada mawar putih itu
kali ini jawaban mawar lain dari kemaren mawar putih berkata : baik lah aku akan menerima mu tapi dengan 1 syarat
burung menjawab : apa itu syaratnya...?
mawar putih kembali berkata : Rubah lah aku menjadi mawar merah
sungguh satu sarat yg begitu berat..... Sang Burung pun menyanggupi nya lalu ia pun pergi sambil berpikir bagai mana caranya supaya ia dapat memenuhi syarat itu.....,
akhirnya setelah beberapa saat dia menenangkan pikirannya ia pun segera kembali lagi menghampiri mawar itu lalu ia berkata : aku datang sang mawar dan aku akan menepati janjiku...
kemudian burung itu mencabuti bulunya hingga keluar darah lalu darahnya itu ia cucurkan kepada sang mawar terus menerus hingga bulunya habis juga darah nya dan mawar putih itu pun akhirnya berubah warna nya menjadi merah dan pada akhirnya burung itu pun mati , lenyap dari muka bumi dan tidak akan pernah kembali untuk slama lamanya
itu lah akhir dari pejuangan sang burung , mawar pun akhinya menyesali smua perbuatannya , tapi percuma aja, dah musnah baru di sesali.....
Hargailah pengorbanan seseorang yang tertuju ke padamu sebelum dia pergi jauh meninggalkan mu yg mungkin tak kan pernah kembali
mohon maaf jika ada kesalahan wassalaam..... Sampai jumpa lagi...,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
hatur nuhun parantos sumping ,manga atuh bilih bade ngoment...